Listrik yang rusak seringkali disebut korsleting. Diambil dari bahasa Belanda, kata yang bermakna hubungan arus pendek ini rupanya merupakan terjadinya tahanan listrik yang cukup kecil sehingga menyebabkan adanya aliran listrik besar. Untuk itu, perlu segera ditangani oleh tukang listrik yang ahli agar kerusakan tidak semakin parah. Yuk, simak tanda-tanda kerusakan pada listrik dan cara mengatasinya.


Tanda-Tanda Listrik Rusak dan Cara Mengatasinya

Bayangkan jika listrik Anda rusak dan tidak segera ditangani. Bisa juga, Anda nekat menanganinya sendiri tanpa memanggil tukang yang ahli. Tentunya hal ini sangat berbahaya mengingat listrik mempunyai daya yang sangat kuat. Bukan tidak mungkin, resiko terburuk bisa Anda dapatkan. Nah, untuk mengatasinya, berikut ini adalah cara mengetahui adanya kerusakan pada listrik sebelum memanggil tukang listrik, yaitu :

1. Matikan MCB dan Cabut Semua Kontak

Jika Anda sudah merasa tidak ada yang beres pada listrik rumah Anda, misalkan saja muncul percik api kala Anda menyalakan alat elektronik, lampu yang konslet, atau listrik yang tiba-tiba mati sendiri padahal rumah tetangga tetap menyala, maka ada baiknya Anda segera melakukan pengecekan. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

Untuk mengecek rusak atau tidaknya listrik, Anda bisa mematikan MCB (Pemutus Arus pada KWH Meter) untuk langkah pertama. Jika Anda sudah mematikan MCB, maka langkah selanjutnya adalah mematikan seluruh saklar lampu. Selain itu, Anda juga harus mencabut seluruh kabel dari stop kontak untuk melihat bagian mana yang rusak.

2. Perhatikan Kabel Kasat Mata

Jika sudah mencabut seluruh alat listrik dan mematikan saklar serta MCB, maka Anda bisa mengambil senter untuk menyoroti kabel-kabel kasat mata yang tersambung pada instalasi listrik Anda. Perhatikan kabel-kabel tersebut dan periksa apakah ada kabel terputus, entah itu karena gigitan tikus atau karena hal lainnya. Jika tidak ada, maka Anda harus menemukan masalah lain di langkah selanjutnya.

3. Hidupkan MCB dan Periksa

Untuk menemukan mana yang rusak, Anda bisa menghidupkan kembali MCB setelah memutus semua saklar dan mencabut kabel di rumah. Jika setelah dihidupkan MCB, listrik rumah Anda tetap menyala, maka itu tandanya tidak ada yang salah pada arus lampu Anda dan masalahnya ada pada salah satu alat elektronik Anda.

Namun jika setelah MCB dinyalakan dan lampu juga dihidupkan namun MCB tetap jatuh, maka hanya ada 1 kemungkinan, yakni MCB di salah satu grup instalasi rumah ada yang rusak dan konslet. Untuk mengetahuinya, ulangi dengan mematikan MCB dan saklar lampu lalu nyalakan MCB kembali. hidupkan saklar lampu satu demi satu agar Anda tahu mana yang konslet. Setelah menemukannya, maka Anda bisa menghubungi jasa listrik.

4. Telpon Tukang Servis Jika Ada Kerusakan

Anda bisa menghubungi tukang servis langganan Anda. jika Anda belum memilikinya, coba saja cari di internet dan temukan mana yang kelihatannya meyakinkan bagi Anda. Jika sudah menghubungi mereka dan menyampaikan keluhan, maka langkah selanjutnya adalah tetap berdiam diri sampai tukang servis datang. Jangan pernah coba-coba untuk membetulkan listrik sendiri karena sangat berbahaya untuk keselamatan Anda.

Demikian ulasan mengenai ciri-ciri terjadinya kerusakan pada arus listrik dan juga cara mengatasinya. Mendeteksi kerusakan listrik memang harus dilakukan dengan sigap dan sedini mungkin. Selain itu, diperlukan tukang listrik ahli dan jangan ditangani sendiri. Pasalnya, listrik sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kerusakan fatal baik di rumah maupun pada diri Anda sendiri. Semoga ulasannya bermanfaat.

Share:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terkini